Jakarta – Program Wiratama CS Kesehatan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat melalui pendistribusian bantuan alat kesehatan. Kali ini, bantuan berupa oxygen concentrator disalurkan ke berbagai wilayah di Jawa Barat. Kegiatan tersebut berlangsung pada 26 hingga 29 November 2025 dan menyasar sejumlah fasilitas kesehatan tingkat klinik.
Manajer Program Wiratama CS, Moch Ja’far Shodiq mengatakan, selama empat hari, tim Wiratama CS melakukan perjalanan keliling ke berbagai titik di Kabupaten Garut. Mereka memastikan setiap bantuan diserahkan secara langsung kepada pihak klinik penerima. Pendekatan jemput bola ini dipilih untuk memastikan distribusi berjalan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan lapangan.
“Dalam pendistribusian kali ini, lebih dari 10 klinik mendapatkan manfaat bantuan oxygen concentrator. Beberapa klinik yang menjadi sasaran meliputi Klinik Bethesda, Klinik Utama Baiturahman, Klinik Bunda Aliya, serta beberapa klinik pelayanan kesehatan lainnya di wilayah Garut. Bantuan ini diharapkan meningkatkan pelayanan bagi pasien yang membutuhkan bantuan oksigen secara cepat,” kata Ja’far.
Kehadiran tim Wiratama CS disambut hangat oleh para tenaga kesehatan di setiap fasilitas yang dikunjungi. Mereka menyampaikan bahwa kondisi geografis Garut yang cukup luas kerap menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan alat kesehatan yang memadai. Karena itu, bantuan langsung seperti ini sangat berarti bagi mereka.
Salah satu tenaga kesehatan, Dr. Utomo, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian Wiratama CS. Menurutnya, alat oxygen concentrator merupakan kebutuhan penting di klinik, terutama untuk penanganan awal pasien dengan gangguan pernapasan. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut benar-benar berdampak langsung bagi masyarakat.
“Bantuan oxygen concentrator ini sangat membantu klinik dalam memberikan layanan cepat bagi pasien yang membutuhkan oksigen. Program seperti ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Garut,” ujar Dr. Utomo. Pernyataan tersebut menggambarkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan yang memadai.
Respons positif juga datang dari para pengelola klinik yang mengaku terbantu dengan adanya tambahan alat kesehatan ini. Mereka berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga pelayanan kesehatan di Garut semakin merata dan berkualitas.
Di sisi lain, pendistribusian ini juga menjadi momentum bagi Wiratama CS untuk melihat langsung kondisi fasilitas kesehatan di lapangan. Tim melakukan dialog singkat dengan pengelola klinik guna memperoleh gambaran kebutuhan lain yang mungkin perlu diintervensi pada program berikutnya.
Selama pelaksanaan program, semua proses distribusi dilakukan dengan koordinasi bersama pihak klinik dan aparat setempat. Hal ini dilakukan agar pendataan bantuan berjalan tertib serta memastikan alat dapat digunakan segera setelah diterima.
Melalui langkah nyata ini, Wiratama CS menegaskan komitmennya dalam memperkuat akses layanan kesehatan dasar. Program yang dijalankan secara langsung dan bertahap selama empat hari ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di Kabupaten Garut.











