WIRATAMA – Rangkaian Munajat Doa 100 Hari Wiratama untuk Bapak Heru Budi Hartono terus berlangsung. Memasuki malam ke-55, kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus ikhtiar untuk menjaga doa, kebersamaan, dan nilai-nilai kebaikan yang menjadi semangat utama Wiratama Civil Society (Wiratama CS).
Munajat yang digelar secara berkelanjutan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai rangkaian kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai momentum untuk menguatkan kepedulian sosial dan spiritual di tengah masyarakat. Setiap malam menjadi kesempatan bagi para peserta untuk bersama-sama memanjatkan doa serta mengenang berbagai keteladanan yang ditinggalkan oleh Bapak Heru Budi Hartono.
Memasuki lebih dari separuh perjalanan menuju 100 hari, konsistensi pelaksanaan munajat menjadi bagian penting dari komitmen Wiratama CS. Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa doa dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarsesama serta menumbuhkan kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan.
Manajer Program Wiratama CS, Moch Ja’far Shodiq, mengatakan bahwa malam ke-55 menjadi pengingat bagi seluruh pihak yang terlibat untuk terus menjaga semangat kebersamaan hingga rangkaian munajat selesai.
“Malam ke-55 ini menjadi momentum bagi kami untuk terus menjaga konsistensi dalam berdoa dan menguatkan silaturahmi. Perjalanan menuju 100 hari bukan sekadar menghitung waktu, tetapi bagaimana setiap malam dapat menjadi ruang untuk menghadirkan kebaikan dan keteladanan,” ujar Moch Ja’far Shodiq.
Menurut Ja’far, keberlangsungan Munajat Doa 100 Hari juga tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang terus memberikan perhatian terhadap kegiatan tersebut. Kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat menjadi energi positif untuk menjaga semangat saling mendoakan dan berbagi kebaikan.
“Kami berharap munajat ini terus menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak berhenti pada satu momentum. Justru melalui kebersamaan dan doa yang dilakukan secara konsisten, kita dapat meneruskan nilai-nilai baik yang telah beliau tanamkan,” katanya.
Ia menambahkan, perjalanan hingga malam ke-55 masih menyisakan sejumlah rangkaian sebelum mencapai malam ke-100. Karena itu, Wiratama CS mengajak seluruh pihak untuk tetap menjaga semangat, kekhusyukan, dan kebersamaan dalam mengikuti setiap tahapan kegiatan.
Selain menjadi sarana spiritual, rangkaian munajat tersebut diharapkan mampu menghadirkan refleksi yang lebih luas mengenai arti kebersamaan, kepedulian, dan kontribusi terhadap lingkungan sosial. Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk terus dirawat agar tidak berhenti sebagai pesan, tetapi dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami, sampai malam ke-100 nanti, semangat ini tetap terjaga. Semoga setiap doa yang dipanjatkan menjadi bagian dari ikhtiar kebaikan dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” tutur Ja’far.
Dengan memasuki malam ke-55, Munajat Doa 100 Hari Wiratama untuk Bapak Heru Budi Hartono terus menjadi ruang untuk merawat doa, silaturahmi, dan semangat berbagi. Rangkaian ini diharapkan tidak hanya menjadi perjalanan menuju hitungan 100 hari, tetapi juga meninggalkan pesan bahwa kebaikan, keteladanan, dan kepedulian perlu terus dilanjutkan dalam kehidupan bermasyarakat.





