Kegiatan

Terbaru

Gerakan Munajat Doa 100 Hari Wiratama untuk Heru Budi Hartono

JAKARTA – Keluarga besar Wiratama menginisiasi sebuah gerakan spiritual bertajuk “Munajat Doa 100 Hari Wiratama” sebagai bentuk kepedulian, penghormatan, dan harapan tulus bagi Bapak Heru Budi Hartono. Gerakan doa nasional ini akan dilaksanakan secara berkesinambungan selama seratus hari penuh tanpa terputus.

Program tersebut mengajak seluruh majelis yang tergabung dalam jaringan Wiratama untuk bersatu memanjatkan munajat kepada Allah SWT demi memohon kebaikan, kesuksesan, serta kemuliaan bagi Heru Budi Hartono dalam menjalankan amanahnya sebagai pemimpin bangsa.

Manajer Program Wiratama CS, Moch. Ja’far Shodiq mengatakan, gerakan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ikhtiar batin yang lahir dari semangat kebersamaan dan keyakinan akan kekuatan doa. Setiap untaian doa diharapkan menjadi energi positif yang mengiringi langkah kepemimpinan demi terciptanya kemaslahatan yang lebih luas.

“Seratus hari penuh khidmat, majelis demi majelis, kota demi kota, bersatu memanjatkan munajat dan doa tulus kepada Allah SWT demi kebaikan, kesuksesan, dan kemuliaan beliau sebagai pemimpin bangsa,” ujar Ja’far

Baca Juga  Tukar Pikiran #5 Wiratama: Prodi Tak Relevan, Siap Dihapus? Menimbang Masa Depan Pendidikan Tinggi

Gerakan Munajat Doa 100 Hari Wiratama dijadwalkan dimulai pada Kamis, 11 Juni 2026. Pelaksanaannya akan dilakukan setiap malam setelah salat Maghrib atau Isya, sehingga memungkinkan lebih banyak jamaah untuk berpartisipasi sesuai kondisi dan waktu masing-masing.

Sebanyak delapan majelis dari enam kota dan provinsi di berbagai wilayah Indonesia akan terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan ini. Kehadiran berbagai majelis dari lintas daerah menunjukkan kuatnya semangat persatuan dalam memanjatkan doa untuk tujuan bersama.

Penyelenggara menyebut bahwa gerakan tersebut merupakan wujud nyata kepedulian keluarga besar Wiratama terhadap masa depan bangsa. Doa dipandang sebagai salah satu ikhtiar yang dapat dilakukan masyarakat untuk menghadirkan ketenangan, kebijaksanaan, dan keberkahan bagi para pemimpin.

Selain sebagai bentuk penghormatan, Munajat Doa 100 Hari Wiratama juga menjadi ruang silaturahmi spiritual yang mempererat hubungan antarmajelis. Kebersamaan dalam berdoa diyakini mampu menumbuhkan rasa persaudaraan, kepedulian sosial, dan optimisme di tengah masyarakat.

Hingga saat ini 8 majelis taklim yang tersebar di beberapa kota terdiri dari Asrama Santri Putra Al Mustofa, Asrama Santri Putri Al Mustofa, Majelis Taklim TPQ Nurul Ihsan, M.T Nurul Jannah, Bina Insan Qurani, M.T Al-Jannah Amoito Jaya, Majlis Ratibul Haddad Lembah Manah, Majelis Taklim Yayasan Khoirunnas.

Baca Juga  Sekolah Politik, Ruang Belajar Mencetak Warga Negara Sadar dan Kritis

“Majelis taklim sekarang baru 8, namun akan terus bertambah seiring berjalannya waktu,” kata Ja’far.

Melalui gerakan ini, keluarga besar Wiratama berharap agar setiap doa yang dipanjatkan mendapat ridha Allah SWT. Harapan itu mencakup keselamatan, kesehatan, kelapangan hati, serta kemampuan bagi Heru Budi Hartono untuk menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh amanah dan kebijaksanaan.

“Dengan semangat khidmat yang dijaga selama seratus hari tanpa terputus, Gerakan Munajat Doa 100 Hari Wiratama diharapkan menjadi pengingat bahwa doa adalah kekuatan yang menyatukan banyak hati. Dari berbagai penjuru negeri, masyarakat diajak untuk menumbuhkan harapan dan menyerahkan segala ikhtiar terbaik kepada Allah SWT demi kebaikan bangsa dan masa depan Indonesia yang lebih baik,”tutup Ja’far.