Bandung — Organisasi masyarakat sipil Wiratama kembali menggelar forum diskusi rutin bertajuk Tukar Pikiran #6 pada hari Minggu, 21 Juni 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting ini dimulai pukul 19.30 WIB hingga selesai.
Forum ini menjadi wadah pertukaran gagasan yang konsisten diselenggarakan Wiratama sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam mendorong wacana sosial-politik yang konstruktif di kalangan masyarakat.
Tema yang diangkat dalam sesi keenam ini adalah “Dari Politik Patron ke Politik Partisipasi: Dialektika Generasi Tua dan Generasi Muda dalam Perebutan Kepemimpinan.” Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan kondisi politik Indonesia saat ini, di mana transisi kepemimpinan antargenerasi menjadi salah satu isu sentral yang terus diperdebatkan di ruang publik. Pilihan tema ini mencerminkan kepekaan Wiratama terhadap dinamika politik kontemporer yang berkembang di tengah masyarakat.
Hadir sebagai pemateri utama dalam forum ini adalah Teddy Chrisprimanata Putra, yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PP KMHDI sekaligus Dosen Ilmu Politik di Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta. Latar belakang akademik dan pengalaman organisasi Teddy di bidang politik dianggap menjadikannya figur yang tepat untuk membedah isu dialektika generasi dalam kepemimpinan secara mendalam dan berbasis data.
Jalannya diskusi akan dipandu oleh Muliadi, S.Ag, yang merupakan Koordinator Wilayah Wiratama Civil Society Jakarta Utara. Kehadiran moderator yang berpengalaman dalam gerakan masyarakat sipil diharapkan mampu menjaga diskusi tetap terarah, produktif, dan partisipatif. Peran moderator dalam forum semacam ini dinilai krusial untuk memastikan setiap pandangan dapat terwakili secara proporsional.
Forum Tukar Pikiran merupakan program unggulan Wiratama yang dirancang sebagai ruang pertukaran ide lintas kalangan. Sejak pertama kali digelar, seri diskusi ini telah menjadi salah satu agenda yang dinantikan oleh para pegiat sosial, akademisi muda, dan masyarakat umum yang peduli terhadap isu-isu kebangsaan. Konsistensi penyelenggaraannya mencerminkan komitmen Wiratama dalam menghidupkan budaya berpikir kritis di kalangan warga.
Isu utama yang menjadi sorotan dalam diskusi kali ini adalah pergeseran paradigma dari politik patron menuju politik partisipasi. Politik patron selama ini kerap dikritik sebagai sistem yang melanggengkan ketergantungan masyarakat terhadap figur atau kelompok tertentu, sehingga mempersempit ruang bagi generasi muda untuk tampil sebagai pemimpin yang mandiri dan visioner. Transisi menuju politik partisipasi diyakini membuka peluang lebih besar bagi keterlibatan aktif warga dalam proses pengambilan keputusan.
Dialektika antara generasi tua dan generasi muda dalam konteks kepemimpinan menjadi titik sentral yang akan diurai dalam forum ini. Di satu sisi, generasi tua membawa pengalaman, jaringan, dan legitimasi historis yang sulit diabaikan.
Di sisi lain, generasi muda hadir dengan semangat perubahan, adaptabilitas terhadap teknologi, dan dorongan untuk membongkar struktur kekuasaan yang dianggap usang. Ketegangan antara dua kutub ini menjadi dinamika yang terus berulang dalam panggung politik nasional maupun lokal.
Wiratama, yang mendefinisikan diri sebagai organisasi masyarakat sipil yang berdedikasi pada bidang ekonomi sosial dan kesejahteraan, memandang forum seperti Tukar Pikiran sebagai instrumen penting dalam pendidikan politik warga.
Dengan memfasilitasi diskusi yang terbuka dan berbasis argumen, organisasi ini berupaya berkontribusi pada pembentukan opini publik yang lebih matang dan berdasar. Pendekatan ini sejalan dengan semangat demokrasi deliberatif yang menempatkan dialog sebagai fondasi pengambilan keputusan kolektif.
Kegiatan ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara daring melalui Zoom Meeting, sehingga memberi kesempatan kepada peserta dari berbagai daerah di Indonesia untuk turut berpartisipasi tanpa batasan geografis.
Format virtual yang dipilih Wiratama mencerminkan adaptasi organisasi terhadap perkembangan teknologi komunikasi sekaligus memperluas jangkauan dampak dari setiap kegiatan yang diselenggarakan. Informasi lebih lanjut mengenai tautan Zoom dan detail teknis acara dapat diperoleh melalui kanal media sosial resmi Wiratama.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti perkembangan Wiratama dan agenda-agenda mendatang, organisasi ini dapat dihubungi melalui berbagai platform. Wiratama aktif di Instagram dengan akun @wiratamaofficial01, dapat dihubungi via surel di wiratamaorganization@gmail.com, dan memiliki akun TikTok @wiratama.official.
Selain itu, informasi lengkap tersedia di situs resmi mereka di www.wiratama.org. Keterlibatan publik yang luas dalam forum-forum seperti ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem demokrasi partisipatif di Indonesia.











