WIRATAMA – Memperluas ruang kolaborasi dan memperkuat kontribusi kepada masyarakat menjadi salah satu agenda yang tengah dibangun Wiratama CS. Upaya tersebut diawali dengan pembenahan kelembagaan melalui pendaftaran organisasi di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi DKI Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Langkah ini menandai keseriusan Wiratama dalam membangun organisasi yang tidak hanya aktif menjalankan program, tetapi juga memiliki fondasi kelembagaan yang tertib dan jelas.
Berkas pendaftaran Wiratama diterima langsung oleh Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Kemasyarakatan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta, Mazhar Setiabudi.
Manajer Program Wiratama, Moch Ja’far Shodiq, mengatakan penguatan kelembagaan menjadi bagian dari ikhtiar organisasi untuk memperluas jangkauan gerakan sekaligus meningkatkan kepercayaan berbagai pihak terhadap program-program yang dijalankan.
Menurut Ja’far, organisasi masyarakat membutuhkan fondasi administrasi yang kuat agar dapat membangun kemitraan secara lebih terbuka, profesional, dan berkelanjutan.
“Alhamdulillah, hari ini kami telah menyerahkan berkas pendaftaran Wiratama sebagai organisasi terdaftar di Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta. Berkas tersebut diterima langsung oleh Bapak Mazhar Setiabudi,” ujar Ja’far dalam keterangannya.
Ia menegaskan, legalitas bukan semata-mata persoalan dokumen atau pemenuhan persyaratan administratif. Lebih dari itu, legalitas merupakan bagian dari tanggung jawab organisasi dalam membangun tata kelola yang transparan dan memiliki arah gerakan yang jelas.
Di tengah dinamika persoalan sosial kemasyarakatan, Ja’far menilai organisasi perlu memiliki ruang gerak yang semakin luas untuk menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk pemerintah, komunitas, serta kelompok masyarakat lainnya.
Menariknya, penyerahan berkas tersebut juga diwarnai dengan pemberian buku karya Heru Budi Hartono kepada pihak Kesbangpol DKI Jakarta. Buku tersebut diserahkan sebagai kenang-kenangan sekaligus simbol penghargaan dan upaya membangun komunikasi yang baik antarlembaga.
Ja’far berharap buku tersebut tidak hanya menjadi buah tangan, tetapi juga dapat memberikan tambahan referensi dan perspektif bagi pihak yang menerimanya.
“Pada kesempatan yang sama, kami juga menyerahkan buku karya Bapak Heru Budi Hartono sebagai kenang-kenangan untuk Kesbangpol DKI Jakarta. Kami berharap momentum ini dapat menjadi awal terbangunnya komunikasi dan hubungan kelembagaan yang baik,” ungkapnya.
Lebih jauh, Ja’far mengingatkan bahwa penguatan organisasi harus dibuktikan melalui program-program yang memberikan manfaat nyata. Sebab, keberhasilan sebuah organisasi tidak cukup diukur dari status kelembagaan, jumlah kegiatan, maupun kelengkapan administrasi.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat justru tumbuh ketika organisasi mampu menghadirkan gagasan, membangun gerakan, dan memberikan kontribusi yang dapat dirasakan secara langsung.
Karena itu, proses pendaftaran di Kesbangpol DKI Jakarta diharapkan menjadi salah satu pintu masuk bagi Wiratama untuk memperkuat konsolidasi internal, memperluas jejaring kemitraan, serta mengembangkan agenda sosial kemasyarakatan secara lebih terstruktur.
Bagi Wiratama, penguatan legalitas merupakan bagian dari perjalanan panjang membangun organisasi yang kredibel dan berkelanjutan. Sebab, organisasi yang kuat bukan hanya organisasi yang diakui secara administratif, melainkan juga yang mampu menjaga kepercayaan dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.








