KENDARI — Wiratama Sulawesi Tenggara kembali menghadirkan ruang diskusi publik melalui agenda Ngopi & Bincang Buku bertajuk “Mengawal Merah Putih”. Kegiatan ini menjadi forum reflektif untuk membedah gagasan kebangsaan, demokrasi, dan peran civil society dalam menjaga nilai-nilai Indonesia.
Acara tersebut akan digelar pada Rabu, 4 Februari 2026, pukul 19.00 WITA, bertempat di Konoki Coffee Kota Kendari. Diskusi dikemas santai namun substansial, menyasar kalangan mahasiswa, pegiat literasi, aktivis, dan masyarakat umum.
Buku Mengawal Merah Putih karya Heru Budi Hartono menjadi bahan utama diskusi. Buku ini memotret perjalanan pemikiran tentang nasionalisme, kepemimpinan, serta tantangan kebangsaan di tengah dinamika politik dan sosial Indonesia.
Sebagai pembicara utama, hadir Drs. Abdul Halik, pegiat civil society yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PBB DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. Ia akan mengulas isi buku dari perspektif kebijakan publik dan peran masyarakat sipil dalam menjaga demokrasi.
Diskusi ini juga menghadirkan Abd. Malik, S.H., M.H, dosen hukum dari Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara. Ia akan memberikan pandangan akademik terkait isu konstitusi, hukum, dan nasionalisme yang diangkat dalam buku tersebut.
Sementara itu, Akbar Setiawan, S.Sos., M.Sos, selaku Koordinator Wiratama Sulawesi Tenggara, turut menjadi narasumber. Akbar akam menekankan pentingnya literasi politik dan keterlibatan generasi muda dalam merawat nilai Merah Putih.
Peran moderator dipercayakan kepada Alifkha Ratu Muna Lamboge dari Yayasan Literasi Konawe Selatan. Dengan latar belakang literasi, ia diharapkan mampu menghidupkan dialog kritis dan inklusif selama diskusi berlangsung.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Wiratama sebagai organisasi masyarakat sipil yang bergerak di bidang sosial, ekonomi, dan kesejahteraan. Literasi dipandang sebagai fondasi penting dalam membangun kesadaran kolektif warga negara.
Selain diskusi buku, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran gagasan lintas latar belakang. Suasana “ngopi” dipilih agar diskusi kebangsaan terasa lebih dekat dan membumi.
Wiratama Sulawesi Tenggara mengajak masyarakat untuk hadir dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui akun Instagram @wiratamasultra.id dan laman resmi wiratama.org.











